Rabu, 24 Februari 2010

SABAR DAN SHALAT


"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar"

Setelah selesai menjelaskan syukur, kini Allah mulai menjelaskan sabar, permintaan petunjuk, dan pertolongan melalui sabar dan shalat. Karena bila seorang hamba mendapat nikmat, maka dia mensyukurinya, atau mendapat bencana, maka dia bersabar menghadapinya. Allah menjelaskan sarana terbaik yang dapat digunakan untuk menghadapi berbagai musibah, yaitu sabar dan shalat. Dalam sebuah hadits dikatakan

"Apabila Rasulullah saw. menghadapi sesuatu kesulitan, maka beliau shalat."

Sabar ada dua: pertama, sabar dalam meninggalkan berbagai hal yang diharamkan dan dosa; kedua, sabar dalam melakukan berbagai bentuk ketaatan dan kedekatan kepada Allah. Kesabaran yang kedua adalah yang paling besar pahalanya, sebab dialah yang dimaksud. Ada juga sabar jenis ketiga, yaitu bersabar dalam menghadapi berbagai bencana dan petaka, seperti memohon ampun dari berbagai perbuatan aib. Orang-orang yang sabar ialah seperti yang dikatakan oleh AH bin Husein Zainal Abidin, "Apabila Allah telah menghimpunkan orang-orang terdahulu dan kemudian, maka seseorang menyeru, 'Manakah orang-orang yang sabar, masuklah ke dalam surga sebelum dihisab.'" Pernyataan itu dikuatkan oleh firman Allah, "Sesungguhnya pahala orang-orang yang sabar itu akan dipenuhi tanpa hisab." Sedangkan Said bin Jubeir berkata, "Sabar ialah pengakuan seorang hamba kepada Allah atas musibah yang menimpanya itu dari Allah dan menyerahkan perhitungannya kepada Allah dengan mengharapkan pahala-Nya. Terkadang seseorang berkeluh kesah, namun dia harus bersikeras bahwa tiada jalan lain kecuali bersabar."




0 komentar on "SABAR DAN SHALAT"

Posting Komentar

SABAR DAN SHALAT

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar"

Setelah selesai menjelaskan syukur, kini Allah mulai menjelaskan sabar, permintaan petunjuk, dan pertolongan melalui sabar dan shalat. Karena bila seorang hamba mendapat nikmat, maka dia mensyukurinya, atau mendapat bencana, maka dia bersabar menghadapinya. Allah menjelaskan sarana terbaik yang dapat digunakan untuk menghadapi berbagai musibah, yaitu sabar dan shalat. Dalam sebuah hadits dikatakan

"Apabila Rasulullah saw. menghadapi sesuatu kesulitan, maka beliau shalat."

Sabar ada dua: pertama, sabar dalam meninggalkan berbagai hal yang diharamkan dan dosa; kedua, sabar dalam melakukan berbagai bentuk ketaatan dan kedekatan kepada Allah. Kesabaran yang kedua adalah yang paling besar pahalanya, sebab dialah yang dimaksud. Ada juga sabar jenis ketiga, yaitu bersabar dalam menghadapi berbagai bencana dan petaka, seperti memohon ampun dari berbagai perbuatan aib. Orang-orang yang sabar ialah seperti yang dikatakan oleh AH bin Husein Zainal Abidin, "Apabila Allah telah menghimpunkan orang-orang terdahulu dan kemudian, maka seseorang menyeru, 'Manakah orang-orang yang sabar, masuklah ke dalam surga sebelum dihisab.'" Pernyataan itu dikuatkan oleh firman Allah, "Sesungguhnya pahala orang-orang yang sabar itu akan dipenuhi tanpa hisab." Sedangkan Said bin Jubeir berkata, "Sabar ialah pengakuan seorang hamba kepada Allah atas musibah yang menimpanya itu dari Allah dan menyerahkan perhitungannya kepada Allah dengan mengharapkan pahala-Nya. Terkadang seseorang berkeluh kesah, namun dia harus bersikeras bahwa tiada jalan lain kecuali bersabar."




0 komentar:


Followers

 

My Blog Copyright 2008 Fashionholic Designed by Ipiet Templates Supported by Tadpole's Notez